Bisa nggak ya sehari aja aku nggak mengeluh...
Untuk memahami keinginan manusia tu sangat sulit ternyata yah... ? Bayangkan aja, setiap kita buka FB maka akan muncul status2 aneh yang mencela nasibnya sendiri. jarang sekali bersyukur, dibilang nggak pernah nanti parah kale. bukannya aku merasa paling banyak bersyukur tapi terkadang sedih melihat status2 yang seharusnya nggak perlu muncul.
contohnya saja. ketika hujan turun maka satatus FB akan penuh dengan keluhan,, "Koq ujan ya jadi nggak bisa ngapa2in dech". nanti kalau cuacanya panas, "iiihhh panas kale yah.... ? serba salah jadinya,,,,? "Apa kita nggak pernah mikir yah kalo hujan tu Rahmat Allah yang sangat besar, bukankah hujan itu untuk menyuburkan penduduk bumi? bahkan pada waktu hujan itu adalah waktu2 dikabulkannya do'a manusia. kenapa kita nggak berdo'a saja semoga hari ini penuh dengan keberkahan dan keridhoan dari-Nya. siapa tahu dengan turunnya hujan Allah ingin mengabulkan do'a2 hamba-Nya. Ingin memberi kesempatan untuk bertaubat.
"memang hanya orang2 yang berakal yang bisa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa di bumi Allah ini. "
contohnya lagi : ne agak nyindir diri sendiri dulu...
khusus kepada mahasiswa, apalagi musim2 nerima KHS, maka status yang muncul adalah : "ternyata kenyataan tak sesuai dengan harapan, kebetulan IP awak turun dari semester lalu (pengalaman pribadi)".
ternyata aku belum bisa mensyukuri nikmat yang sedikit. Pantaslah kalo Allah belum memberi nikmat yang besar karena yang sedikit saja nggak bersyukur gimana mau dapat yang besar...? ya nggak friend.... ? sebagai manusia yang mempunyai hati dan akal kita sudah seharusnya menyediakan waktu untuk merenung tentang kehidupan yang kita lalui. itulah makanya Allah memberi kita kesempatan untuk memohon ampuan-Nya. itulah kenapa Allah membetangkan ampunan-Nya sebesar dosa2 yang kita perbuat. Dia (Allah) ingin membersihkan kita dari tupukan noda yang kita perbuat dengan mehasabah diri. jika malam tiba Allah memberi kesempatan kepada kita untuk memohon ampun kepada-Nya atas dosa yang kita perbuat di siang hari. dan jika siang hari telah tiba Allah kembali membuka pintu ampunan-Nya untuk dosa yang kita perbuat di malam hari.
Lalu bagaimana dengan kita, ketika malam tiba apakah kita masih terlena bersama kesibukan dunia hingga tak ada waktu untuk muhasabah diri. Dan jika pagi menjelang apakah kita masih bermalas2an untuk membersihkan bathin kita dengan dengan beningnya air wudhu lalu berdiri penuh dengan kerendahan hati di hadapan-Nya untuk melaksanakan sholat shubuh ataukah kita menarik kembali selimut untuk menutup telinga dari kebisingan alarm, apakah begitu.... ? aku yakin orang2 yang mengikhlaskan diri untuk membaca catatan ini adalah orang2 yang tidak alpa dari bertenu Tuhan-Nya di waktu shubuh. kalaupun ada Insya Allah setelah membaca catatan ini ia akan segera merubah kebiasaan lamanya,,, begitu kan saudaraku... ?
catatan ini ditujukan untuk Hamba Allah yang punya hati..... !!!!
Untuk memahami keinginan manusia tu sangat sulit ternyata yah... ? Bayangkan aja, setiap kita buka FB maka akan muncul status2 aneh yang mencela nasibnya sendiri. jarang sekali bersyukur, dibilang nggak pernah nanti parah kale. bukannya aku merasa paling banyak bersyukur tapi terkadang sedih melihat status2 yang seharusnya nggak perlu muncul.
contohnya saja. ketika hujan turun maka satatus FB akan penuh dengan keluhan,, "Koq ujan ya jadi nggak bisa ngapa2in dech". nanti kalau cuacanya panas, "iiihhh panas kale yah.... ? serba salah jadinya,,,,? "Apa kita nggak pernah mikir yah kalo hujan tu Rahmat Allah yang sangat besar, bukankah hujan itu untuk menyuburkan penduduk bumi? bahkan pada waktu hujan itu adalah waktu2 dikabulkannya do'a manusia. kenapa kita nggak berdo'a saja semoga hari ini penuh dengan keberkahan dan keridhoan dari-Nya. siapa tahu dengan turunnya hujan Allah ingin mengabulkan do'a2 hamba-Nya. Ingin memberi kesempatan untuk bertaubat.
"memang hanya orang2 yang berakal yang bisa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa di bumi Allah ini. "
contohnya lagi : ne agak nyindir diri sendiri dulu...
khusus kepada mahasiswa, apalagi musim2 nerima KHS, maka status yang muncul adalah : "ternyata kenyataan tak sesuai dengan harapan, kebetulan IP awak turun dari semester lalu (pengalaman pribadi)".
ternyata aku belum bisa mensyukuri nikmat yang sedikit. Pantaslah kalo Allah belum memberi nikmat yang besar karena yang sedikit saja nggak bersyukur gimana mau dapat yang besar...? ya nggak friend.... ? sebagai manusia yang mempunyai hati dan akal kita sudah seharusnya menyediakan waktu untuk merenung tentang kehidupan yang kita lalui. itulah makanya Allah memberi kita kesempatan untuk memohon ampuan-Nya. itulah kenapa Allah membetangkan ampunan-Nya sebesar dosa2 yang kita perbuat. Dia (Allah) ingin membersihkan kita dari tupukan noda yang kita perbuat dengan mehasabah diri. jika malam tiba Allah memberi kesempatan kepada kita untuk memohon ampun kepada-Nya atas dosa yang kita perbuat di siang hari. dan jika siang hari telah tiba Allah kembali membuka pintu ampunan-Nya untuk dosa yang kita perbuat di malam hari.
Lalu bagaimana dengan kita, ketika malam tiba apakah kita masih terlena bersama kesibukan dunia hingga tak ada waktu untuk muhasabah diri. Dan jika pagi menjelang apakah kita masih bermalas2an untuk membersihkan bathin kita dengan dengan beningnya air wudhu lalu berdiri penuh dengan kerendahan hati di hadapan-Nya untuk melaksanakan sholat shubuh ataukah kita menarik kembali selimut untuk menutup telinga dari kebisingan alarm, apakah begitu.... ? aku yakin orang2 yang mengikhlaskan diri untuk membaca catatan ini adalah orang2 yang tidak alpa dari bertenu Tuhan-Nya di waktu shubuh. kalaupun ada Insya Allah setelah membaca catatan ini ia akan segera merubah kebiasaan lamanya,,, begitu kan saudaraku... ?
catatan ini ditujukan untuk Hamba Allah yang punya hati..... !!!!
Comments